Acceptable Use Policy
Kebijakan Penggunaan yang Dapat Diterima
Daftar Isi
1. Ruang Lingkup
Kebijakan ini berlaku bagi seluruh Pelanggan, pengguna akhir, reseller, dan pihak mana pun yang mengakses atau menggunakan infrastruktur, jaringan, dan layanan PT. FIRST SERVER INTERNATIONAL, termasuk:
- Layanan Shared Hosting, VPS, Dedicated Server, dan Colocation.
- Layanan domain, SSL, dan keamanan.
- Panel Kontrol dan API Perusahaan.
- Seluruh jaringan dan infrastruktur yang dioperasikan oleh Perusahaan.
Pelanggan bertanggung jawab memastikan bahwa pengguna akhir dan pihak ketiga yang mengakses layanan melalui akun Pelanggan juga mematuhi kebijakan ini.
2. Penggunaan yang Diizinkan
Layanan kami dirancang untuk mendukung kegiatan digital yang sah, termasuk:
- Website perusahaan, profil bisnis, portofolio, dan blog.
- Aplikasi web, platform e-commerce, dan toko online.
- Sistem manajemen konten (CMS) seperti WordPress, Joomla, Drupal.
- Layanan email bisnis dan komunikasi profesional.
- Pengembangan, pengujian, dan staging aplikasi.
- Penyimpanan dan distribusi konten digital yang memiliki izin hak cipta yang sah.
- Aplikasi SaaS dan platform berlangganan yang sah.
- Layanan streaming konten yang memiliki lisensi distribusi yang valid.
3. Konten yang Dilarang
Pelanggan dilarang keras menyimpan, mendistribusikan, atau membuat konten berikut melalui infrastruktur kami:
Konten Ilegal dan Berbahaya
- Konten eksploitasi seksual anak (CSAM) dalam bentuk apa pun — pelanggaran ini akan dilaporkan langsung kepada pihak berwajib.
- Konten yang mempromosikan kekerasan, terorisme, atau radikalisme.
- Konten yang melanggar hukum SARA dan menghasut kebencian berdasarkan ras, agama, etnis, atau kelompok tertentu.
- Konten yang melanggar peraturan perundang-undangan Republik Indonesia.
Pelanggaran Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual
- Distribusi perangkat lunak bajakan, crack, keygen, atau serial ilegal.
- Situs warez atau portal unduhan konten tanpa lisensi yang sah.
- Penggandaan atau distribusi karya berhak cipta tanpa izin pemilik.
Penipuan dan Aktivitas Berbahaya
- Situs phishing yang meniru institusi keuangan, pemerintah, atau layanan populer.
- Skema ponzi, penipuan investasi, atau multi-level marketing (MLM) ilegal.
- Distribusi malware, ransomware, trojan, spyware, atau kode berbahaya lainnya.
- Situs yang dirancang untuk menipu pengguna agar menyerahkan data pribadi atau finansial.
Perjudian dan Konten Dewasa
- Platform perjudian online yang tidak memiliki izin resmi dari otoritas yang berwenang di Indonesia.
- Konten pornografi atau konten dewasa eksplisit tanpa verifikasi usia yang sah dan izin yang diperlukan.
4. Keamanan Jaringan
Aktivitas berikut dilarang keras dan dapat dikenai tindakan hukum:
- Serangan DDoS — melancarkan atau memfasilitasi serangan penolakan layanan terhadap pihak mana pun.
- Port Scanning — melakukan pemindaian port terhadap jaringan atau sistem pihak ketiga tanpa izin eksplisit.
- Eksploitasi Kerentanan — mengeksploitasi celah keamanan pada sistem milik pihak lain.
- Brute Force — serangan otomatis untuk menebak kredensial sistem atau layanan pihak ketiga.
- Packet Sniffing — mencegat atau memantau lalu lintas jaringan yang bukan milik Pelanggan.
- IP Spoofing — memalsukan alamat IP atau identitas jaringan.
- Botnet — mengoperasikan atau berpartisipasi dalam jaringan botnet.
- Penambangan Kripto (Cryptocurrency Mining) — penggunaan sumber daya server untuk penambangan kripto tanpa persetujuan tertulis Perusahaan.
5. Email dan Anti-Spam
Perusahaan menerapkan kebijakan anti-spam yang ketat sesuai standar internasional:
- Dilarang mengirim email massal (bulk email) kepada penerima yang tidak memberikan persetujuan eksplisit (opt-in).
- Setiap email massal wajib menyertakan opsi berhenti berlangganan (unsubscribe) yang berfungsi.
- Dilarang menggunakan layanan kami sebagai relay untuk mengirim spam dari sumber lain.
- Dilarang memalsukan header email atau identitas pengirim.
- Dilarang menggunakan daftar email yang diperoleh tanpa persetujuan pemiliknya.
- Pelanggaran kebijakan anti-spam dapat mengakibatkan pembatasan atau penghentian layanan email tanpa peringatan.
Batas pengiriman email untuk layanan Shared Hosting adalah 500 email per jam per akun hosting. Kebutuhan volume lebih tinggi harap menghubungi tim kami.
6. Penggunaan Sumber Daya
Untuk menjaga kualitas layanan bagi seluruh pelanggan, berlaku ketentuan penggunaan sumber daya berikut:
- Shared Hosting: Penggunaan CPU secara konsisten melebihi 25% dari satu core selama lebih dari 90 detik dianggap berlebihan dan dapat dikenai throttling.
- Proses Background: Dilarang menjalankan proses background (daemon, cron job intensif) yang membebani server secara signifikan tanpa izin.
- Penyimpanan: Penyimpanan file backup besar, konten media streaming resolusi tinggi dalam jumlah masif, atau mirror situs lain tidak diizinkan di paket shared hosting.
- Bandwidth: Penggunaan bandwidth yang melebihi batas paket akan dikenai biaya tambahan atau throttling sesuai ketentuan paket.
- VPS dan Dedicated Server: Tidak ada batasan penggunaan sumber daya yang dialokasikan, namun aktivitas yang berdampak negatif pada pelanggan lain di jaringan yang sama tetap dilarang.
7. Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual
Perusahaan menghormati hak kekayaan intelektual dan mematuhi prosedur notice-and-takedown. Apabila Anda meyakini konten di infrastruktur kami melanggar hak cipta Anda:
- Kirimkan pemberitahuan tertulis ke abuse[AT]1stserver.com dengan subjek "DMCA / Pelanggaran Hak Cipta".
- Sertakan: identitas pemilik hak cipta, deskripsi karya yang dilanggar, URL konten yang melanggar, dan pernyataan bahwa Anda adalah pemilik hak yang sah.
- Perusahaan akan meninjau dan mengambil tindakan dalam 3 hari kerja.
Pelanggan yang berulang kali melanggar hak cipta pihak lain akan dikenai penghentian layanan permanen.
8. Privasi Pihak Ketiga
Pelanggan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pengumpulan, pemrosesan, dan penyimpanan data pribadi pengguna akhir mereka melalui infrastruktur Perusahaan dilakukan sesuai dengan:
- UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
- Regulasi privasi yang berlaku di yurisdiksi pengguna akhir Pelanggan.
- Kebijakan Privasi Perusahaan yang berlaku.
Pelanggan wajib menerapkan kebijakan privasi yang memadai pada layanan mereka dan tidak menggunakan infrastruktur Perusahaan untuk mengumpulkan data pribadi secara ilegal.
9. Konsekuensi Pelanggaran
Pelanggaran terhadap kebijakan ini akan direspons secara proporsional berdasarkan tingkat keparahan:
Perusahaan berhak mengambil tindakan segera tanpa pemberitahuan sebelumnya apabila pelanggaran dinilai mengancam keamanan infrastruktur atau pelanggan lain.
10. Pelaporan Pelanggaran
Apabila Anda menemukan atau menduga adanya pelanggaran kebijakan ini yang berasal dari infrastruktur kami, harap laporkan kepada kami melalui:
- Email Abuse: abuse[AT]1stserver.com
- Support Ticket: Buka Tiket Dukungan dengan kategori "Abuse Report"
Setiap laporan akan ditangani secara rahasia dan ditinjau dalam 24 jam kerja. Pelaporan yang dilakukan dengan itikad baik tidak akan dikenai konsekuensi apa pun kepada pelapor.
11. Perubahan Kebijakan
Perusahaan berhak memperbarui kebijakan ini sewaktu-waktu untuk mencerminkan perubahan layanan, teknologi, atau regulasi yang berlaku. Perubahan signifikan akan diberitahukan kepada Pelanggan melalui email atau pengumuman di Panel Kontrol minimal 14 hari sebelum berlaku.
Penggunaan Layanan yang berkelanjutan setelah tanggal berlakunya perubahan dianggap sebagai penerimaan atas kebijakan yang diperbarui.
